Ammaia Ecoforest

Astra Land Indonesia Siap Bangun 2000 Hunian di Township Ammaia Ecoforest di Cikupa Tangerang

Astra Land Indonesia (ALI), perusahaan joint venture dari Astra Property dan Hongkong Land, resmi melakukan groundbreaking proyek residensial terbarunya, Ammaia Ecoforest, yang terletak di daerah Cikupa, Kabupaten Tangerang, Kamis (27/7/2023). 

Proyek Ammaia Ecoforest saat ini telah memasuki tahap persiapan pembangunan. Presiden Direktur PT ALI Wibowo Muljono menyampaikan, Ammaia Ecoforest akan menjadi sebuah proyek residensial yang inovatif di kawasan Cikupa, Tangerang.

“Dengan mengusung konsep green living, Ammaia Ecoforest hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat urban akan hunian dengan suasana yang asri dan nyaman, yang mampu meningkatkan kualitas hidup penghuninya,” ungkap Wibowo dalam keterangan resmi, Jumat (28/7/2023)

Berdiri di atas lahan seluas sekitar 50 hektar, Ammaia Ecoforest akan dikembangkan menjadi township (kota mandiri) dengan menawarkan landed residential (rumah tapak) dan bangunan komersial. 

Dengan nilai pengembangan proyek sebesar Rp 6 triliun, pembangunan township Ammaia Ecoforest akan berlangsung selama 12 tahun.

Kluster pertama dijadwalkan akan segera diluncurkan pada kuartal empat (Q4) tahun ini, namun akan mulai dipasarkan saat pre-launching, yaitu pada kuartal tiga (Q3) 2023.

2000 hunian

Rencananya akan dibangun sejumlah 2000 hunian di Ammaia Ecoforest, dengan menghadirkan tiga tipe hunian besar, yaitu tipe 6, 7, dan 8 meter.

Wibowo juga menyatakan bahwa ALI optimis township Ammaia Ecoforest akan membuka pasar properti yang baru dan proyek ini diharapkan dapat menjadi sebuah permulaan baru dalam pertumbuhan properti khususnya di area Tangerang.

Hadirkan konsep green living

Menghadirkan konsep green living, Ammaia Ecoforest didesain khusus oleh ALI yang berkomitmen untuk memberikan kenyamanan lebih bagi para penghuninya melalui Sertifikasi Greenship Neighborhood peringkat Gold dari Green Building Council Indonesia (GBCI) yang telah didapatkan.

Ammaia Ecoforest didukung oleh suasana yang asri melalui kehadiran ruang terbuka hijau (RTH) sekitar 30 persen dari luas lahan, dimana para penghuni akan merasa lebih nyaman untuk dapat menikmati waktu yang berkualitas bersama keluarga.

Berbagai fitur green living lainnya dalam pembangunan township Ammaia Ecoforest di antaranya adalah area bermain anak untuk bereksplorasi, area food garden seluas 7.820 meter persegi di mana para penghuni bisa menanam tanaman yang bisa dipanen untuk kemudian dimasak sendiri, memiliki 2,38 km jalur pedestrian/jogging track asri yang tersambung dengan setiap kluster.

Penghuni Ammaia Ecoforest juga dapat beraktivitas dan berinteraksi di taman yang disebut “ecoforest” seluas 5,4 hektar yang mampu menciptakan suasana sejuk dan mengurangi kebisingan.

Selain itu, fitur green living juga diaplikasikan melalui pengelolaan dan koservasi lebih dari 40 persen air hujan dengan kapasitas retensi air hujan sebesar 11.781 meter kubik, serta memiliki sengkedan alami yang dapat membantu regulasi aliran air hujan sehingga tidak menimbulkan banjir.

Dari sisi waste management, alur pengelolaan limbah padat baik dari tahapan konstruksi hingga operasional, telah dipikirkan secara matang hingga meminimalisir pembuangan limbah langsung ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), melainkan diolah secara independen berdasarkan jenis limbahnya.

“Keseluruhan konsep ecoforest ini direncanakan agar dapat menunjang kehidupan yang dekat dengan alam, aktif, dan sehat dalam pemenuhan visi untuk menjadikan hunian sebagai tempat yang tepat untuk membangun keluarga, merayakan kehidupan, dan juga untuk menjalin cerita,” sebut Wibowo.

Lokasi strategis

Ammaia Ecoforest berada di lokasi yang strategis, dengan waktu tempuh hanya sekitar 15 menit dari Karawaci dan 20 menit dari Gading Serpong.

Tidak hanya mudah diakses oleh kendaraan pribadi, ke depan lokasi Ammaia Ecoforest pun akan diuntungkan dengan kehadiran jalur MRT Balaraja-Cikarang, yang akan menghubungkan lokasi township dengan wilayah Jakarta dan juga Cikarang.

Jalur MRT Balaraja-Cikarang tersebut nantinya juga terhubung dengan jalur MRT Jakarta koridor Utara-Selatan.

Bila ditilik dari sisi lokasi, Ammaia Ecoforest nantinya akan didukung oleh tiga akses tol.  Berada di jalur existing Toll Jakarta-Tangerang, township hanya memliki jarak tempuh sekitar lima menit dari gerbang tol Cikupa.

“Ammaia Ecoforest juga akan mendapatkan benefit dari future access Tol Balaraja-Semanan, merupakan tol baru yang menghubungkan lokasi township dengan wilayah Semanan, Jakarta Barat.

Serta akan memiliki akses dari Tol Kamal – Teluk – Naga – Rajeg, yang menghubungkan lokasi township dengan wilayah Jakarta Utara dan Bandara Soekarno – Hatta.

Dari sisi fasilitas publik, township Ammaia Ecoforest didukung dengan adanya retail existing seperti Happy Walk (area retail ruko untuk food & beverage), ruko Terrace 8 dan Terrace 9, pasar modern serta area lifestyle Kedaton Golf.

Sedangkan untuk fasilitas pendidikan, sudah tersedia sekolah St Laurensia Cikupa.

Township ini juga direncanakan untuk memiliki sarana dan prasarana yang lengkap di skala yang tepat, serta dilengkapi dengan fasilitas komersial untuk menunjang aktivitas dan kehidupan sosial warganya.

“Karena selain kedekatan dengan alam, hidup dalam komunitas yang baik juga dapat menunjang kualitas hidup,” tandas Wibowo.

Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Astra Land Indonesia Siap Bangun 2000 Hunian di Township Ammaia Ecoforest di Cikupa, Tangerang, https://wartakota.tribunnews.com/2023/07/28/astra-land-indonesia-siap-bangun-2000-hunian-di-township-ammaia-ecoforest-di-cikupa-tangerang?page=2.
Penulis: Mochammad Dipa | Editor: Mochamad Dipa Anggara

Open chat
1
Hi, ada yang bisa kami bantu?
Hi, ada yang bisa kami bantu?